CDC INSTITUT STIAMI

CARA MEMBUAT CV YANG MEMIKAT HRD

Siapa sih yang nggak mau cepat di panggil interview, apalagi sudah banyak surat lamaran kerja yang dikirim. Ini sesungguhnya pekerjaan yang gampang-gampang susah. Mengapa begitu? Karena sesungguhnya saat membuat CV (Curriculum Vitae) atau bahasa mudahnya riwayat hidup itu seperti kamu membuat produk untuk dipasarkan. Gimana nggak? CV yang kamu buat haruslah sesuatu yang unik, kreatif dan menarik pengemasan informasinya supaya cepat di lirik oleh Pencari kerja atau HRD Seperti membuat sebuah produk yang akan di pasarkan.

Bayangkan, HRD hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit untuk membaca CV kamu dan itu pun nggak keseluruhan. Saat membaca riwayat hidup kamu, HRD hanya fokus terhadap pengalaman kerja, kelebihan, dan passion apakah kandidat merupakan calon yang pas untuk mengisi posisi yang kosong. Mereka melakukannya karena ada banyak tumpukan CV yang sudah mengantri untuk dipelajari. Jadi sudah terbayang dong bagaimana sulitnya kamu bersaing dengan jobseeker lainya? Semakin menjadi miris jika informasi yang kamu cantumkan dalam CV itu bias dan akhirnya CV kamu menjadi penghuni berkas-berkas CV yang tidak layak untuk di tindak lanjuti proses selanjutnya. Tentu kamu ngga mau dong usaha dan upaya kerja keras mu mendapatkan pekerjaan terhenti sampai di screening atau shortir CV. Nah, supaya hal tersebut dapat kamu lalui hingga proses interview berikut beberapa informasi penting oleh penulis yang dapat kamu terapkan dalam membuat riwayat hidup yang keren supaya menarik perhatian HRD. Apa saja langkahnya, simak penjelasannya berikut ini.

1. Deskripsikan dirimu singkat, padat, dan jelas

Biasanya ketika membuat CV ada banyak kekeliruan menjelaskan detail personal identitas dengan selengkap-lengkapnya. Well, sebagai informasi yang diperoleh dari salah satu consultant cv writing bahwa ketika menulis personal indentitas pribadi di CV, Kamu hanya perlu menyebutkan dan menjelaskan informasi penting saja. Coba ceritakan siapa diri kamu dalam satu paragraf, artinya informasi tersebut adalah sudah merangkum dan menjelaskan siapa kamu, sehingga HRD dengan mudah mengindentifikasikan minat dan potensi kamu dalam bekerja. Ini penting karena dalam proses reqruitment HRD malas membaca lama-lama, apalagi CV yang nggak jelas arah dan tujuan dalam melamar pekerjaan. Contohnya sebut dan jelaskan nama, usia, latarbelakang pendidikan, pengalaman bekerja, kelebihan dan passion kamu.

2. Informasi pendidikan terakhir

Banyak kesalahan saat melamar pekerjaan, di mana semua riwayat pendidikan ditulis. Kamu mungkin akan berpikir bahwa CV akan terlihat menarik jika semua riwayat pendidikan disertakan, namun HRD hanya akan fokus dengan dua pendidikan terakhir kamu. Infokan dengan detail mengenai riwayat pendidikan terakhir kamu dan usahakan ditulis dengan cara yang kreatif.

3. Informasi skill di sesuaikan dengan posisi yang akan dilamar

Kembali lagi HR hanya membutuh waktu kurang dari 5 menit untuk membaca keseluruhan CV kamu, sebaiknya cantumkan skill yang sesuai dengan posisi yang kamu lamar. Intinya, informasi yang perlu kamu sampaikan adalah sesuatu yang bersifat singkat, padat, dan jelas, sesuai dengan jabatan yang dilamar. Contohnya, misal saat ini kamu melamar untuk posisi writer, tentunya skill yang kamu tulis adalah yang berhubungan dengan bidang penulisan, seperti SEO, content writer, atau sejenisnya.

4. Informasi dua pengalaman bekerja terakhir

Jika kamu freshgraduate yang masih mencari kerja, tentunya pengalaman kerja kamu belum banyak. Apalagi benar-benar belum memiliki pengalaman kerja. Jika kamu pernah mengikuti kegiatan magang atau pun freelance baiknya di informasikan. Menjadi nilai plus apabila kegiatan magang atau freelance sesuai dengan posisi yang kamu lamar.

Sebaiknya informasikan dengan cukup singkat dan jelas mengenai riwayat pekerjaan kamu. Dan sebaiknya juga jika kamu memiliki riwayat pengalaman bekerja yang cukup banyak, ada baiknya ngga perlu kamu informasikan semuanya. Cukup informasikan riwayat pengalaman bekerja terbaru dan pekerjaan yang memiliki korelasi dengan posisi yang saat ini kamu lamar.

5. Informasi contact person dicantumkan dengan jelas

Kesalahan fatal yang harus kamu hindari saat melamar kerja baik melalui email atau mengirim hardcopy perlu menjadi kewajiban alamat email tersebut harus domain resmi email kamu, seperti [email protected] Gunakan domain email resmi dan hindari domain email kantor saat ini kamu bekerja atau email yang sifatnya nggak serius, contoh [email protected] karena jika mengirimkan surat lamaran kerja melalui email resmi kantor, kamu di cap sebagai pribadi yang tidak bertanggung jawab dalam mempergunakan fasilitas kantor yah seperti salah satunya email kantor saat ini kamu bekerja. Nomor telepon yang di cantumkan juga adalah nomor yang valid. Seperti nomor HP atau nomor telepon rumah. Lagi, jangan cantumkan nomor tlp kantor atau lain sebagainya.

6. Hobby dan minat yang sesuai dengan posisi yang dilamar

Infokan hobby dan minat yang sejalan dengan posisi saat ini kamu lamar. Maka, ada baiknya hobi dan minat yang tidak sejalan dengan pekerjaan yang dilamar nggak perlu kamu infokan. Hal ini untuk menghindari gagal paham oleh HR.

7. Jangan terlalu jujur dan berlebihan

Aturan dalam menulis CV yang profesional adalah jangan terlalu jujur, apalagi terkesan berlebihan. Karena biasanya jika informasi yang kita cantumkan terlalu berlebihan akan menjadi tanda tanya besar bagi pihak HRD. Sehingga, biasanya akan dilakukan validasi untuk memastikan informasi yang kamu cantumkan. Cantumkan saja informasi yang standar sesuai dengan bidang pekerjaan kamu lamar saat ini yang ada juga korelasi dengan posisi sebelumnya, dan pencapaian yang pernah kamu dapatkan sesuai dengan bidang pekerjaan itu.

Idealnya dalam menulis CV yang keren dan menarik ini layaknya kamu membuat branding image mengenai siapa kamu. Jadi, sudah tahu kan trik jitu membuat CV yang menarik dan keren? Good luck

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *